Curhatan mama arfan - anak jago kandang
Tidak semua pertumbuhan anak itu sesuai dengan apa yang kita pikirkan .
Kita berpikir anak kita harus menjadi anak mandiri, percaya diri
Namun seiring berjalannya waktu , ternyata si anak tidak cukup memiliki rasa kepercayaan diri .
Bunda - bunda pasti merasa sangat worried dengan anaknya
Yaa termasuk saya .
Saya seorang ibu yang merasa worried ketika tau bahwa anak saya adalah anak jago kandang .
Anak saya bernama arfan usia 3 tahun. Dan sudah mulai sekolah paud
Dirumah sangat aktif sekali . Kebetulan dirumah ada saudara sepupu yg umurnya tidak terlalu jauh, arfan pun sangat aktif ketika sedang bermain dirumah.
Tak berbeda jauh dengan ketika diluar rumah, bermain dengan tetangga sebelah pun tidak canggung
Tapi...
Ketika arfan ada di sekolah, dan itu lah baru di ketahui kalau anak saya jago kandang
Saya sebagai mamahnya tidak lantas mendoakan seperti itu . Dan harus tetap optimis.
Yang saya salut dari arfan, ketika berangkat sekolah , semangat 45, walaupun ketika sampai di sekolahan jadi melempem
Saya selalu semangati arfan anak saya
"Arfan pasti bisa kok . Arfan harus percaya diri ya disekolahan. Teman teman dan bunda di PAUD semuanya baik kok"
Sya berusaha sounding dengan kalimat semangat dan kalimat positif itu terus .
Tak lupa juga pastinya berdoa pada Allah SWT
Hati sedih pasti . Wajar saya seorang ibu baru (maklum anak pertama) , dan juga saya seorang wanita karir yang harus meninggalkan anak untuk bekerja.
Sesekali saya antar anak skolah dan disitulah saya tau kenyataan apa yang terjadi pada arfan .
Si anak maunya bersandar terus ke mamahnya . Saya bergerak dy pun juga memegang rok saya . Teman teman bermain dy tidak mau ikut bermain . Hanya melihat dan diam saja . Di panggil bunda paud nya , arfan hanya diam aja .
Saya bingung , sedih , tpi harus saya tahan demi anak .
Hati saya rasanya seperti teriris . Dalam pikiran saya kalau saya sedih anak pasti juga ikut sedih .
Saya tetap jaga emosi supaya tidak telarut dalam kesedihan dan tetap beri semangat
Saya contohkan , sampai saya ikut berdiri dan menari dengan temannya . Namun tak ada perubahan brarti bagi arfan .
Tetap tidak mau . Tapii ketika pelajaran di sekolahan saya ulang kembali dirumah, arfan bisa mengikutinya .
Bingung .. apa lgi yang harus sya lakukan yaa ..
Sempat saya berfikir bawa anak ke Dokter tumbuh kembang anak. (Optional)
Tp seiring berjalannya waktu ada mantan teman kerja yg juga mengalami hal serupa .
Alhamdulillah .. sebuah titik terang dan petunjuk juga untuk saya sebagai orang tuanya arfan .
Teman saya share bahwa anak jago kandang itu wajar dan pasti terjadi ke beberapa anak . Di mulai dari usia 3tahun .
Masa anak mulai mengenal sekolah
Masa beradaptasi untuk anak jago kandang itu tidak bisa secepat kilat ya bunda². Harus butuh kesabaran lebih . Paling cepet 6 bulan . Paling lama ya 1tahun .
Selain kesabaran yang ekstra, si anak jago kandang butuh pendekatan lebih dari bunda² paud . Perdekatannya bertahap ya gaes . Nggk bisa secepat kilat juga . Baik pendekatan disekolah maupun pendekatan dirumah (bunda² paud datang kerumah)
Kenapa anak butuh pendekatan lebih ? Beda dengan anak normal lainnya .
Karena si anak jago kandang merasa kan worried dan belum menemukan kepercayaan seutuhnya pada bunda² di paud . Yg dipercaya sama anak si jago kandang ialah orang tua yg mengantarkan di sekolahan .
Seiring berjalannya waktu , berdasarkan pengalaman teman saya, si anak jago kandang perlahan menemukan kepercayaan dirinya . Tidak malu malu lagi dengan bunda paud . Bisa berbaur dan bermain bersama dengan teman2 nya
Dari pengalaman teman saya itu lah saya harus lebih optimis dan yakin bahwa arfan pasti bisa melewati tahapan ini . Dan tak luput dari doa seorang ibu juga .